Cara Cepat Lapor SPT Tahunan

Picture1Assalamualaikum

Di siang hari yang cerah ini adakah yang sekarang lagi di kantor pajak? Sedang apakah gerangan? apakah sedang antre lapor SPT Masa PPN atau sedang antre untuk lapor SPT Tahunan?

Kalau misalnya di bulan Februari ini sudah selesai membuat SPT dalam bentuk hard, pastinya pada segera datang ke kantor pajak untuk lapor yah. Karena semua orang juga tau kalau di akhir Maret, khususnya dua minggu terakhir pasti suasana kantor pajak sudah lebih ramai dari orang yang hajatan mengundang satu RW. Yuppz.. Hal ini sudah berlangsung cukup lama, bahkan bisa menjadi rutinitas. Lantas apakah di tahun ini mau seperti itu lagi?

DJP punya solusi….

Guna memudahkan Wajib Pajak dalam menyampaikan laporan SPT Tahunan, DJP sudah membuat sebuah aplikasi yang namanya E-Filing. Aplikasi ini merupakan sarana gratis yang di sediakan untuk mempermudah Wajib Pajak dalam melaporkan SPT Tahunan. Lapor pajak cukup dirumah saja, ngak perlu antre, bahkan bisa sambil ngopi sama teman tetap bisa lapor SPT Tahunan.

Sebelum lebih jauh membahas terkait penyampaian SPT Tahunan melalui E-Filing, yuuuk kita sama sama membuka file kembali terkait SPT Tahunan.

Wajib Pajak dapat menyampaikan SPT Tahunan dengan cara: (Pasal 2 PER­01/PJ/2016) langsung maupun tidak langsung.

Penyampaian SPT Tahunan secara langsung dapat dilakukan di:

  1. TPT, meliputi TPT KPP tempat WP terdaftar dan TPT Kantor Pelayanan selain tempat WP terdaftar; atau
  2. pojok pajak, mobil pajak, atau tempat khusus penerimaan SPT Tahunan, yang disediakan oleh Direktorat Jenderal Pajak untuk menerima SPT Tahunan.

Hal penting yang harus kita ketahui adalah ada beberapa SPT Tahunan yang harus disampaikan ke TPT KPP tempat Wajib Pajak terdaftar atau kantor pajak dimana kita daftar dahulu yaitu dalam hal SPT Tahunan merupakan: (Pasal 2 ayat (3) PER­01/PJ/2016)

  1. SPT Tahunan Pajak Penghasilan Wajib Pajak Badan;
  2. SPT 1770;
  3. SPT Tahunan Pembetulan;
  4. SPT 1770 S dan SPT 1770 SS yang menyatakan lebih bayar, yang disampaikan setelah batas waktu penyampaian SPT; atau disampaikan dalam bentuk e­SPT Tahunan.

SPT Tahunan juga dapat disampaikan melalui

  1. pos dengan bukti pengiriman surat ke KPP tempat WP terdaftar;
  2. dikirim melalui perusahaan jasa ekspedisi atau jasa kurir dengan bukti pengiriman surat ke KPP tempat WP terdaftar;
  3. saluran tertentu yang ditetapkan oleh Direktur Jenderal Pajak sesuai dengan perkembangan teknologi informasi.

Apabila pelaporan dilakukan via pos atau jasa ekspedisi maka tanda bukti dan tanggal pengiriman surat dianggap sebagai tanda bukti dan tanggal penerimaan SPT sepanjang SPT Tahunan tersebut telah lengkap.

Saluran tertentu yang dimaksud diatas meliputi:

  1. Halaman Direktorat Jenderal Pajak;
  2. Halaman penyalur SPT elektronik;
  3. saluran suara digital yang ditetapkan oleh Direktur Jenderal Pajak untuk Wajib Pajak tertentu;
  4. jaringan komunikasi data yang terhubung khusus antara Direktorat Jenderal Pajak dengan Wajib Pajak; dan
  5. saluran lain yang ditetapkan oleh Direktur Jenderal Pajak.

Berikut secara lengkap terkait penyampaiannya

No. Jenis-Jenis SPT Tahunan Cara Penyampaian
Apakah dapat disampaikan melalui TPT KPP Tempat WP Terdaftar? Apakah dapat disampaikan melalui Tempat Tertentu (TPT KPP Selain Tempat WP Terdaftar, Pojok Pajak, Mobil Pajak, atau Tempat Khusus Penerimaan SPT Tahunan)? Apakah dapat disampaikan melalui Pos, Perusahaan Jasa Ekspedisi atau Jasa Kurir? Apakah dapat disampaikan melalui Saluran Tertentu (termasuk e-filling)?
1. SPT Tahunan PPh Wajib Pajak Badan (seluruh kriteria) Ya Tidak Ya Ya
2. SPT Tahunan 1770 (seluruh kriteria) Ya Tidak Ya Ya
3. SPT Tahunan 1770 S dan 1770 SS:
a. Lebih Bayar
– Status Normal Ya Tidak Ya Tidak
– Status Pembetulan Ya Tidak Ya Tidak
– lewat batas waktu penyampaian Ya Tidak Ya Tidak
– dalam bentuk e-SPT Tahunan Ya Tidak Ya Tidak
b. Kurang Bayar/Nihil
– Status Normal Ya Ya Ya Ya
– Status Pembetulan Ya Tidak Ya Ya
– lewat batas waktu penyampaian Ya Tidak Ya Ya
– dalam bentuk e-SPT Tahunan Ya Tidak Ya Ya

Gimana? sudah paham belum terkait cara penyampaiannya?

Owh iya, kita tadi bahas terkait E-Filing. E-Filing sendiri saat ini merupakan salah satu idola baru Wajib Pajak termasuk saya, kenapa bisa begitu? Karena ini sangat memudahkan dalam pelaporan, ngak perlu nge-print, ngak perlu antre, ngak perlu keluar rumah hanya untuk lapor SPT Tahunan dll.. Banyak deh pokoknya.🙂

Bagaimana caranya?

  1. Ke kantor pajak untuk meminta formulir permohonan efin
  2. langsung di isi beserta dilampirkan fotocopi ktp dan npwp
  3. tunggu sebentar, efin akan segera selesai di proses pegawai pajak
  4. silahkan pulang, kemudian aktivasi efin dengan melakukan pendaftaran di djponline.pajak.go.id (bisa via laptop, komputer atau hape android)
  5. silahkan isi SPT-nya
  6. silahkan minta kode verifikasi kalau sudah selesai mengisi
  7. kirim SPT
  8. Silahkan cek email untuk melihat tanda terima SPT. SPT dan bukti potong tidak perlu dikirim ke kantor pajak, cukup disimpan sendiri saja dirumah

Gimana? Mudah bukan?

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s