Perubahan (Krusial) PPN Atas Penyerahan Emas Perhiasan Tahun 2014

Bagi Anda yang mungkin memiliki usaha di bidang jual beli emas perhiasan, ada yang baru lho di bulan Februari ini..

Yupz.. Pada tanggal 10 Februari 2014 kemarin baru saja dikeluarkan peraturan baru terkait pemenuhan kewajiban PPN atas penyerahan emas perhiasan.

Mulai kapan tuh?

Pelaksanaanya sendiri mulai berlaku mulai tanggal 01 Maret 2014 besok, so, masi ada waktu buat mempersiapkannya bukan?

Apa perubahan krusialnya?

Dalam peraturan terbaru yaitu PMK Nomor 30/PMK.03/2014 Tanggal 10 Februari 2014 Tentang PPN Atas Penyerahan Emas Perhiasan mengatur tentang pengenaan PPN atas penyerahan emas perhiasan oleh Pengusaha yang semata-mata melakukan kegiatan jual beli Emas Perhiasan yaitu perubahan pokoknya adalah

  1. Besarnya PPN
  2. Status Pengkreditan Pajak Masukan
  3. Kewajiban PKP

Sebagaimana kita ketahui bahwasannya penyerahan Emas Perhiasan dan/atau jasa yang terkait dengan Emas Perhiasan oleh Pengusaha Emas Perhiasan terutang Pajak Pertambahan Nilai.

Lantas siapa itu Pengusaha Emas Perhiasan?

Pengusaha Emas Perhiasan meliputi

  1. Pabrikan Emas Perhiasan yaitu Pengusaha yang Menghasilkan Emas Perhiasan dan melakukan kegiatan antara lain jual beli, jasa perbaikan/modifikasi, dan/atau jasa lain yang berkaitan dengan Emas Perhiasan
  2. Pedagang Emas Perhiasan yaitu Pengusaha yang semata-mata melakukan kegiatan jual beli Emas Perhiasan

Definisi emas perhiasan sendiri adalah perhiasan dalam bentuk apapun yang bahannya sebagian atau seluruhnya dari emas dan logam mulia lainnya yaitu perak dan platina, maupun kombinasi di antaranya, termasuk yang dilengkapi dengan batu permata dan/atau bahan lain yang melekat atau terkandung dalam emas perhiasan tersebut.

Jadi apapun yang berkaitan dengan emas baik itu emas murni maupun dicampur atau bercampur dengan perak atau platina atau batu permata, maka dikenakan PPN sebagaimana ketentuan ini.

Bagaimana penghitungan PPN-nya?

Terhitung mulai tanggal 1 Maret 2014, PPN atas penyerahan emas perhiasan menggunakan DPP nilai lain lagi yaitu

PPN = 10% x 20% x Harga Jual

Jadi, atas semua penyerahan emas perhiasan sudah menggunakan DPP lain tersebut. Cukup kita mengingat 2% dari harga jual.

Lantas bagaimana pengkreditan Pajak Masukannya? Apakah boleh dikreditkan?

Yupz.. dalam peraturan terbaru ini, dengan tegas Pemerintah menyampaikan bahwa Pajak Masukan yang berhubungan dengan penyerahan Emas Perhiasan dan atau jasa terkait dengan emas perhiasan oleh pengusaha emas perhiasan tidak dapat dikreditkan.

Jadi terhitung mulai tanggal 1 maret 2014 pengusaha emas perhiasan tidak lagi menggunakan pedoman pengkreditan PM sesuai PMK 79/2010.

Trus, Bagaimana dengan kewajiban PKP?

Dalam peraturan ini, disebutkan bahwa

  • Pengusaha emas perhiasan diwajibkan melaporkan usahanya ke KPP yang wilayah kerjanya meliputi tempat kegiatan usaha untuk dikukuhkan sebagai PKP.
  • Kewajiban tersebut tetap berlaku bagi pengusaha emas perhiasan yang memenuhi kriteria sebagai pengusaha kecil.

Artinya semua pengusaha emas perhiasan wajib PKP, meski peredaran usaha < 4,8 M.

Dengan adanya peraturan ini, tentu saja untuk lebih memudahkan Wajib Pajak dalam pelaporannya, dimana tidak perlu lagi mengingat DPP nilai lain yang lain. Perlu diingat bahwasannya setelah dikukuhkan sebagai Pengusaha Kena Pajak, maka ada kewajiban untuk melaporkan SPT Masa PPN setiap bulannya.

Hayo masi ingat gak kapan batas waktu pembayaran dan pelaporan PPN-nya?

PPN wajib disetorkan sebelum akhir bulan berikutnya setelah transaksi, sedangkan pelaporannya ke Kantor Pelayanan Pajak adalah maksimal akhir bulan beikutnya setelah transaksi.

Kalau sampai lupa, kena sanksi lho… 500 ribu kalau telat lapor.

7 thoughts on “Perubahan (Krusial) PPN Atas Penyerahan Emas Perhiasan Tahun 2014

    • untuk perhitungan pasal 4 ayat 2-nya sama dengan pp 46 yaitu 1% x omset satu bulan.

      misal omset penjualan kotor satu bulan 100juta, maka pasal 4 ayat 2 yang harus disetor adalah 1juta.
      omset kotor sebelum dikurangi biaya.

      sekian, smoga bisa membantu..🙂

  1. Pak Ryan, yg bapak maksud PP Nomor 46 Tahun 2013? Kalau tidak salah, PP tsb tentang PPh. Sedangkan yg saya tanyakan PMK Nomor 30/PMK.03/2014 tentang PPN. Pertanyaannya soal Dasar Pengenaan Pajak Pasal 4 Ayat (2). Terima kasih pak Ryan

  2. Saya tulis bunyi Pasal 4 Ayat (2) :
    “Dalam hal penyerahan Emas Perhiasan oleh Pengusaha Emas Perhiasan dilakukan dengan cara mengganti atau menukar Emas Perhiasan dengan emas batangan kadar 24 karat sebagai pengganti seluruh bahan baku pembuatan Emas Perhiasan, DASAR PENGENAAN PAJAK sebagaimana dimaksud dalam pasal 3 adalah sebesar 20% dari selisih antara Harga Jual Emas Perhiasan dikurangi dengan Harga Emas Batangan kadar 24 karat yang terkandung dalam emas perhiasan tersebut”

    Kalau DPP = 20% x Nilai Jual, itu Pasal 4 Ayat (1).

    Terima kasih pak Ryan.

    • owh iya pak, maaf..

      Di artikel yang bapak tulis sudah jelas Pak.
      DPP itu = 20% x (Harga Jual Emas Perhiasan – Harga Emas Batangan kadar 24 karat yang terkandung dalam emas perhiasan tersebut)

      jadi, disini untuk emas batangan 24 karat saja.
      Untuk lebih jelasnya, silakan Bapak hub AR bapak di KPP terdaftar. Pasti nanti dijelaskan secara rinci.
      sekian, smoga bisa membantu.🙂

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s