Informasi Penting Bagi Wajib Pajak Terkait Penyampaian SPT Tahunan untuk Tahun 2013

Sehubungan dengan perubahan tata cara penerimaan dan pengolahan SPT Tahunan bagi Wajib Pajak Badan dan Orang Pribadi untuk Tahun 2013 sebagaimana diatur dalam Peraturan Dirjen Pajak Nomor PER-26/PJ/2012, bersama ini disampaikan hal- hal sebagai berikut :

Beberapa perubahan proses penerimaan dan pengolahan SPT Tahunan adalah sebagai berikut :

SPT yang disampaikan oleh Wajib Pajak secara langsung ke unit-unit penerimaan yang  dikelola  oleh  KPP dimana  Wajib  Pajak  tersebut  terdaftar,  akan  dilakukan penelitian  kelengkapan  terlebih dahulu  sebelum  diberikan  Tanda  Terima. Apabila tidak lengkap SPT Tahunan tersebut akan dikembalikan kepada Wajib Pajak untuk dilengkapi. Khusus SPT Pembetulan, selain penelitian kelengkapan, juga dilakukan penelitian syarat-syarat penyampaian SPT Pembetulan sesuai UU KUP Pasal 8 ayat (1), (1a), dan (6) oleh Account Representative Wajib Pajak yang bersangkutan, yaitu :

  • belum dilakukan pemeriksaan
  • pembetulan yang menyatakan rugi/lebih bayar harus disampaikan paling lama dua tahun sebelum daluwarsa penetapan
  • dalam  hal  Wajib  Pajak  menerima  surat  ketetapan  pajak,  SK  Keberatan,  SK Pembetulan, Putusan Bandung atau Putusan Peninjauan Kembali Tahun Pajak sebelumnya  atau  beberapa Tahun  Pajak  sebelumnya,  yang  menyatakan  rugi fiskal  yang berbeda dengan rugi yang telah dikompensasikan dalam SPT yang akan dibetulkan tersebut, pembetulan dilakukan 3 bulan setelah menerima surat ketetapan Pajak, SK Keberatan, SK Pembetulan, Putusan Bandung atau Putusan Peninjauan Kembali

Hal Utama Yang Perlu Diperhatikan antara lain:

  1. SPT yang disampaikan secara langsung oleh Wajib Pajak tidak perlu menggunakan amplop/kemasan lainnya, apabila Wajib Pajak masih menggunakan amplop/kemasan lainnya, maka petugas penerima akan membuka amplop/kemasan lainnya tersebut.
  2. SPT Lebih Bayar, SPT Pembetulan, SPT yang tidak tepat waktu, dan e-SPT, harus disampaikan Wajib Pajak ke Tempat Pelayanan Terpadu KPP tempat Wajib Pajak terdaftar.
  3. SPT dianggap tidak disampaikan apabila memenuhi kriteria :

                  * SPT tidak ditandatangani
* SPT tidak dilampiri dokumen/keterangan  yang dipersyaratkan
* SPT Lebih Bayar yang disampaikan setelah tiga tahun dan telah ditegur tertulis
* SPT yang disampaikan setelah dilakukan pemeriksanaan atau diterbitkan Surat Ketetapan Pajak

Terkait dengan penyampaian SPT Tahunan secara kolektif, dengan ini kami menghimbau kepada para pemberi kerja dan bendahara gaji instansi pemerintah :

  1. memberikan bukti potong 1721-A1 dan 1721-A2 kepada para pegawai lebih awal.
  2. menyarankan  kepada  para  pegawai  untuk  menyegerakan  SPT  Tahunan  tanpa menunggu batas akhir waktu penyampaian SPT Tahunan
  3. menyarankan  kepada  para  pegawai  untuk  menyampaikan SPT  Tahunan  dengan memanfaatkan fasilitas e-filing, melalui alamat  www.efiling.pajak.go.id
  4. menghubungi KPP terdekat untuk memfasilitasi penyampaian SPT Tahunan para pegawai  secara kolektif sebelum tanggal 10 Maret 2013, baik dengan pembukaan drop box di lokasi pemberi kerja atau penyediaan loket khusus di KPP.
  5. melakukan  penyortiran  SPT  wajib  pajak  yang  terdaftar  di  KPP  penerima  SPT Tahunan dan yang bukan terdaftar di KPP penerima SPT Tahunan.
  6. membuat daftar nominatif penyampaian SPT Tahunan secara kolektif.

Hal – hal lain yang perlu diperhatikan adalah sebagai berikut :

  1. Pergunakan  formulir  SPT  Tahunan  sesuai  ketentuan  yang  berlaku,  yang  bisa didapatkan di KPP/KP2KP terdekat, tempat – tempat lain yang disediakan seperti Pojok  PAJAK,  Mobil  PAJAK,  atau  diunduh  langsung  melalui  laman  Ditjen  Pajak www.pajak.go.id
  2. Pastikan SPT Tahunan sudah diisi dengan benar, lengkap, dan jelas, serta telah ditandatangani
  3. Periksa kelengkapan dokumen dan lampiran yang dipersyaratkan
  4. Sampaikan SPT Tahunan tanpa menunggu batas akhir waktu penyampaian.

Untuk informasi lebih lanjut, Wajib Pajak dapat menghubungi Kantor Ditjen Pajak terdekat atau KRING PAJAK di nomor 021-500200 atau dapat dilihat di laman www.pajak.go.id

Sumber http://www.pajak.go.id

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s